ID / EN

Atlet NTT Raih Dua Emas Atletik PESONAS II 2026, Perolehan Jawa Barat Menonjol

Berita Fachri Irgiana Nurhakim 11 dibaca

Hasil lomba atletik PESONAS II NTT Tahun 2026 didominasi atlet Jawa Barat.

KUPANG — Kontingen Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih dua gelar juara pertama dalam cabang olahraga atletik Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Stadion Oepoi, Kota Kupang. Dua gelar tersebut diraih Marianus Nitjano pada nomor tolak peluru putra divisi III dan Rosalinda Abi pada nomor tolak peluru putri divisi I.

Jawa Barat juga tampil menonjol dengan meraih juara pertama pada sejumlah nomor, di antaranya tolak peluru putra dan putri, lari 80 meter putra, serta lari 400 meter putra dan putri. Sementara itu, atlet tuan rumah NTT turut meraih podium pada nomor lari 80 meter dan lompat jauh tanpa awalan. Maria M. Jemuru meraih posisi kedua lari 80 meter putri, Baltasar dan Romanus Be masing-masing menempati posisi kedua lompat jauh tanpa awalan putra divisi I dan II, sedangkan Marki Mellu meraih posisi ketiga lari 80 meter putra divisi II.

Perlombaan atletik berlangsung pada 15–16 Oktober 2026. Penyerahan piagam dan penghargaan kepada para juara dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober, pukul 16.00 WITA, dan dihadiri Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ir. Emelia Julia Nomleni.

NTT Raih Juara pada Nomor Tolak Peluru

Pada nomor high ability tolak peluru putra divisi I, Yuli Andrika dari Sumatera Barat meraih juara pertama. Adnan Rizki Maulana dari DKI Jakarta menempati posisi kedua, sedangkan Arpiya dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berada di posisi ketiga.

Divisi II dimenangkan Muhammad Arif Fadhilah dari Jawa Barat. Erwin Matius dari Jawa Timur meraih posisi kedua, disusul M. Alfi Firdaus dari Kalimantan Selatan di posisi ketiga.

Pada divisi III, Marianus Nitjano dari NTT meraih juara pertama. Raihan Mustofa Pangkey dari Jawa Barat menempati posisi kedua, dan Muhamad Fahri dari DKI Jakarta berada di posisi ketiga.

Divisi IV dimenangkan Herianto dari Sulawesi Selatan. Dimas Davidson dari Kepulauan Riau meraih posisi kedua, sedangkan Jamaluddin dari Lampung menempati posisi ketiga.

Pada nomor high ability tolak peluru putri divisi I, Rosalinda Abi dari NTT meraih juara pertama. Imel Rahmadani dari Sumatera Barat menempati posisi kedua, dan Amilia Putri dari Kalimantan Selatan berada di posisi ketiga.

Divisi II dimenangkan Ika Damayanti dari Jawa Barat. Lailatul Andira dari Sumatera Barat meraih posisi kedua, disusul Nisa Nur Hasanah dari Jawa Barat di posisi ketiga.

Satu nomor high ability tolak peluru putri lainnya mencatat Syifa Fitriana dan Putri Angraeny dari DKI Jakarta sebagai juara pertama dan kedua. Risna dari Sulawesi Selatan meraih posisi ketiga. Data hasil lomba belum mencantumkan divisi untuk nomor tersebut.

Atlet NTT Raih Podium Lompat Jauh Tanpa Awalan

Pada nomor low ability lompat jauh tanpa awalan putra divisi I, Muhammad Whendy Yoga Praditya dari DKI Jakarta meraih juara pertama. Baltasar dari NTT menempati posisi kedua, sedangkan Muhammad Zaki Mubarak dari Kalimantan Selatan berada di posisi ketiga.

Divisi II dimenangkan Romanus Be dari NTT. Dirga Satria Putra dari Jawa Barat meraih posisi kedua, dan Iqbal Maulana dari Jawa Barat menempati posisi ketiga.

Pada divisi III, Takbir Aakbar dari DKI Jakarta meraih juara pertama. Muhammad Althop Iztaha dari Banten berada di posisi kedua, sedangkan Patur Rahman dari Kalimantan Selatan menempati posisi ketiga.

Hasil Lari 80 Meter

Pada nomor low ability 80 meter putra divisi I, Agus Supriatna dari Jawa Barat meraih juara pertama. Muhammad Rasidi dari Kalimantan Selatan menempati posisi kedua, dan Samuel K. Gultom dari Banten berada di posisi ketiga.

Divisi II dimenangkan Aldi Kurniadi dari Jawa Barat. Abdullah Haris Latif Ralfy dari DKI Jakarta meraih posisi kedua, sedangkan Marki Mellu dari NTT menempati posisi ketiga.

Pada divisi III, Yisreel Hizkia Timbu dari Sulawesi Selatan meraih juara pertama. Teza Akbar Fathulloh dari DKI Jakarta berada di posisi kedua, dan Leon Kristian dari Kalimantan Timur menempati posisi ketiga.

Pada nomor low ability 80 meter putri divisi I, Tiara Dwi Wulan Rahmadani dari DKI Jakarta meraih juara pertama. Maria M. Jemuru dari NTT menempati posisi kedua, Renatha Aqiela Putri Hidayat dari Jawa Barat di posisi ketiga, dan Yulia Rahmi dari Kalimantan Selatan di posisi keempat.

Divisi II dimenangkan Tiara Nur'aisyah dari Jawa Barat. Nadila Eka Putri dari Kalimantan Selatan meraih posisi kedua, sedangkan Elvina Renata Nikhoirunisa dari DKI Jakarta menempati posisi ketiga.

Jawa Barat Menonjol pada Nomor Lari 400 Meter

Pada nomor high ability 400 meter putri divisi I, Amanda Andriani dari Jambi meraih juara pertama. Elena Lestari dari Kalimantan Selatan menempati posisi kedua, Hesa Widiya Putri dari DKI Jakarta di posisi ketiga, dan Naila dari Kalimantan Selatan di posisi keempat.

Divisi II dimenangkan Pitya Agnia Hasanah dari Jawa Barat. Suciati, juga dari Jawa Barat, meraih posisi kedua, sedangkan Zahra Oktriani Wibowo dari DKI Jakarta menempati posisi ketiga.

Pada nomor high ability 400 meter putra divisi I, Zakaria dari Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih juara pertama. Neldi dari Sumatera Barat menempati posisi kedua, Muhammad Ihsan dari Kalimantan Selatan di posisi ketiga, dan Dicky Mulyana dari Jawa Barat di posisi keempat.

Divisi II dimenangkan Syahrul Aditia dari Jawa Barat. Muhammad Rivaldo Pratam dari DKI Jakarta meraih posisi kedua, Husaeni Anwar dari Banten di posisi ketiga, dan Jhon Kristian Alexander Gultom dari Sumatera Utara menempati posisi keempat.

Pada divisi III, Muhammad Rif'ah Safari dari Kalimantan Selatan meraih juara pertama. Maruli Simarmata dari Sumatera Utara menempati posisi kedua, dan Immanuel Sugianto Ompusunggu dari DKI Jakarta berada di posisi ketiga.

PESONAS II Tahun 2026 berlangsung di Kota Kupang pada 14–18 Oktober. Ajang ini mempertemukan atlet penyandang disabilitas intelektual dari berbagai provinsi untuk berkompetisi dan memperoleh pengalaman bertanding di tingkat nasional.

Editor: Maria Y. W. Tuda