ID / EN

Divisioning Tenis Meja PESONAS II 2026, Atlet dari Delapan Provinsi Jalani Uji Kemampuan

Berita Fachri Irgiana Nurhakim 11 dibaca

Atlet tenis meja melakukan pengelompokan pada hari kedua PESONAS II NTT Tahun 2026.

KUPANG — Atlet tenis meja dari delapan provinsi mengikuti pertandingan divisioning pada hari kedua Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Arena Tenis Meja GOR Flobamora, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis, 15 Oktober 2026. Pertandingan berlangsung pukul 09.00 hingga 16.30 WITA sebagai bagian dari proses pengelompokan atlet berdasarkan kemampuan sebelum kompetisi dilanjutkan.

Kontingen yang bertanding berasal dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur, Banten, dan Sulawesi Selatan. Mereka mengikuti nomor tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran. 

Divisioning merupakan proses pembagian atlet ke dalam kelompok pertandingan yang memiliki tingkat kemampuan relatif seimbang. Dalam kompetisi Special Olympics, proses ini bertujuan memberi kesempatan kepada atlet dari berbagai tingkat kemampuan untuk bertanding secara adil dan memperoleh pengakuan atas performanya.

Dalam tenis meja, penilaian kemampuan dapat menggunakan skor atau hasil pertandingan sebelumnya, maupun performa atlet dalam pertandingan pendahuluan di lokasi kompetisi. Selain kemampuan, faktor usia dan jenis kelamin juga menjadi pertimbangan dalam penyusunan divisi. Ketentuan pembagian disesuaikan dengan aturan cabang olahraga dan kondisi jumlah peserta.

Special Olympics menetapkan kemampuan sebagai faktor utama dalam divisioning. Panduan resminya menyebut selisih kemampuan 15 persen sebagai pedoman untuk membentuk divisi yang seimbang, bukan batas mutlak yang berlaku dalam setiap keadaan. Pengelompokan juga mempertimbangkan jumlah atlet yang tersedia agar pertandingan tetap dapat berlangsung secara kompetitif.

Pertandingan Berlangsung Kompetitif

Pertandingan divisioning di GOR Flobamora berlangsung kompetitif dan sportif. Para atlet berusaha menunjukkan kemampuan melalui permainan, sementara pendamping dan ofisial mengikuti jalannya pertandingan. Panitia mengatur rangkaian pertandingan sejak pagi hingga berakhir pada pukul 16.30 WITA.

Pada hari yang sama, seorang atlet dari kontingen Kalimantan Selatan jatuh sakit saat bertanding akibat kondisi panas atau overheat. Insiden tersebut menjadi perhatian di tengah pelaksanaan kompetisi. Informasi mengenai kondisi terkini atlet dan penanganan medisnya perlu dikonfirmasi kepada panitia sebelum berita diterbitkan.

Pertandingan tenis meja PESONAS II 2026 merupakan bagian dari kompetisi olahraga bagi atlet penyandang disabilitas intelektual yang berlangsung di Kota Kupang pada 14–18 Oktober. Melalui proses divisioning, penyelenggara berupaya memastikan atlet berkompetisi dengan lawan yang memiliki kemampuan relatif setara, sehingga pertandingan dapat berlangsung lebih adil dan bermakna bagi peserta.

Editor: Maria Y. W. Tuda